Taushiyah Sabar & Tawakal *

Hamba berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“Dan sesungguhnya akan kami beri cobaan kepadamu sekalian dengan sedikit rasa takut, rasa lapar atau kemiskinan. Namun sungguh berita gembira bagi orang-orang yang sabar menghadapi segalanya”.

“Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, ia akan menemukan jalan keluar dan mendapat rizki dari arah yang tak disangka-sangka. Dan barang siapa bertawakal maka Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan segala urusaNya, dan Ia telah menentukan jatah rizki bagi tiap-tiap ciptaanNya”.

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Saudara-saudariku… Tiada dari kita sanggup lari dari liku-liku dunia, bukan hanya suka yang selalu dirasa, banyak hal lain yang setia menimpa, luka dan duka nyaris meraba-raba, datang tiba-tiba dan tanpa aba-aba. Namun, sabarlah dengan semuanya, tawakallah, keceriaan itupun segera datang mengulurkan tanganya.

Sabar dan tawakal bukan hanya sekedar penawar, tapi ia juga dapat meningkatkan cinta dan kebersamaan kita dengan Tuhan. Karena sesungguhnya “Innallaha ma’asshabirin”, sesungguhnya Allah bersama orang-orang sabar. “Innallaha yuhibbul mutawakkilin”, Allah juga mencintai hamba-hamba yang bertawakal.

Tak heran tatkala seorang pujangga Mesir melantunkan sebuah wejangannya yang sungguh memukau jiwa, mengasah rasa dan memberi asa :

Walau uang tak lagi di tangan,
Eit.. tapi hati selalu nyaman,
Berkibar terus bendera harapan,
Setia menanti terbuka pintu Tuhan.

Sabar itu sungguh menawan,
Dengannya segala berubah kawan,
Wahai engkau yang bergelar hartawan,
Jangan lupa, orang miskin masih bertuhan.

Bila selalu bersama Allah,
Hidup ini serasa indah,
Tawakallah pada Sang Penggubah,
Masa lalu kita.. lewatlah sudah.

__________________________________
* Disampaikan pada acara lomba NTQ IKPDN Mesir, Sabtu 9 Agustus 2008 dalam rangka menyambut HUT RI ke-63.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*