Congratulation For My Big Brother
Selasa 13 Juli 2010

Di hari maulid sang mahaguru agung yang ke-60, kakanda tercinta berhasil meraih gelar MA dengan nilai istimewa dari fakultas dakwah universitas Umdurman Sudan, dengan judul tesis "Studi Historis Deskriptif Terhadap Dakwah Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Majid di Pulau Lombok"

Mengenal Mazhab Perusak dalam Tasawuf Klasik

Dalam sebuah kitab klasik yang dijuluki Kifayatul Mu'taqid wa Nikayatul Muntaqid karya Syaikh Abu Muhammad Abdullah al-Yafi'i, terbitan Mushthafa al-Halabi Mesir cetakan pertama tahun 1961 halaman 303, penulis menemukan sebuah fatwa atau wasiat yang unik dan antik. Bunyinya kurang lebih sebagai berikut : [ Baca wasiatnya... ]

Omongan Orang

Tertawa.............. "Ih kok ketawa ya?".
Menangis.............. "Cengeng".
Tersenyum.............. "Gak iklas".
Cembrut.............. "Jelek".
Diam.............. "Sok cool".
Berbicara.............. "Banyak omong".
Menolak.............. "Pembelot".
Menerima.............. "Tidak punya pendirian dan jati diri". [ Sedetailnya... ]

Ngobrol Santai Seputar Pernikahan
Wawancara bersama Maida Mahfudoh, Lc.

Aziz: Sebagai alumni universitas al-Azhar Mesir fakultas Syariah, apa persepsi anda tentang undang-undang pernikahan yang berlaku di Tanah Air? Sudah syar'i kah?.

Maida: Saya pikir sudah cukup relevan dengan undang-undang syariat, dan bisa kita lihat dengan jelas melalui Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang diberlakukan selama ini di Tanah Air.

Aziz: Menurut sebuah kaidah ushul fikih, adat dapat dijadikan sebagai sumber hukum yang mandiri. Lalu bagaimana dengan adat-adat yang sudah mentradisi sejak lama di Indonesia, misalnya adat berpakaian, atau lebih tepat lagi "pakaian adat" yang tidak menutupi sebahagian aurat?.

Maida: Setahu saya, adat yang bisa dijadikan sumber hukum yang mandiri adalah yang tidak berseberangan dengan hukum syariat. Dalam berpakaian sudah ada batasan-batasannya dalam syariat Islam. [ Wawancara selengkapnya... ]

Ida Laila Sepanjang Masa

Termenung | Perintah Ilahi | Anak Haram | Apa Daya | Bukan Jodohku | Cinta Yang Pertama | Dunia | Hanya Untukmu | Ibu Tiri | Ingin Jumpa | Kasihku Hanya Untukmu | Keagungan Tuhan | Khayalan Masa Lalu | Main Mata | Pintu Taubat | Sedih | Khayalan Yang Indah | Siksa Kubur | Terhina | Bunga Dahlia | Pengampunan Dosa | Bersujudlah | Tangan & Bibir | Pengantin Baru | Maafkanlah | Sentuhan Cinta | Tetangga Baru | Sepiring Berdua | Peristiwa Silam | Seribu Janji

Ka'bah Vs Hati Wali

Diriwayatkan oleh Syaikh Syamsuddin at-Tabrizi bahwa suatu hari ketika Syaikh Abu Yazid al-Busthami sedang dalam perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah haji, beliau mengunjungi seorang sufi di Bashrah. Secara langsung dan tanpa basa-basi, sufi itu menyambut kedatangan beliau dengan sebuah pertanyaan: "Apa yang anda inginkan hai Abu Yazid?". [ Kisah selengkapnya... ]