Haul Sayid Muhammad Alawi al-Maliki *

Hari ini, 15 Ramadhan 1440 H. bertepatan dengan haul ke-15 Prof. Dr. Sayid Muhammad bin Alawi bin Abbas bin Abdul Aziz al-Maliki al-Makki al-Hasani. Seorang ulama terkemuka Makkah yang wafat pada pagi Jum’at, 15 Ramadhan 1425 H. (15 tahun lalu) dan telah diakui dunia sebagai Muhaddits al-Haramain. Sebelum giat mengajar ilmu hadits di Masjid al-Haram, Sayid Muhammad Alawi al-Maliki pernah duduk lama di bangku Fakultas Ushuluddin Universitas al-Azhar Kairo Mesir untuk menggeluti bidang ilmu hadits serta mendalami ilmu-ilmu keislaman lainnya hingga berhasil meraih gelar Master, Doktor sampai Profesor.

Meski hidup di tengah-tengah komunitas yang berpaham miring, alumni al-Azhar yang nasabnya bersambung kepada Nabi melalui jalur Imam al-Hasan ini tetap teguh menganut Aqidah Asy’ariyah dan Mazhab Maliki. Tidak sekedar menganut dan mengamalkan, beliaupun tekun mengajarkan dan menyebarluaskan, baik secara lisan maupun tulisan. Puluhan karya tulis beliau padat dengan wawasan-wawasan ke-Aswaja-an, terutama menyangkut Aqidah Asy’ariyah, keagungan Nabi, perayaan maulid Nabi, pemahaman bid’ah, hakikat tasawuf, himpunan doa-doa dan hizib-hizib para wali, kumpulan shalawat, tradisi mulia memuji Nabi, kelebihan ziarah makam Nabi, keutamaan Nishfu Sya’ban, sampainya pahala orang hidup kepada mayit, dan masih banyak lagi.

Tidak pernah gentar menyuarakan ideologi Islam yang benar, ramah, toleran dan rahmatan lil ‘alamin, ulama kelahiran 1367 H. ini bahkan lantang memfatwakan bahwa malam Maulid Nabi jauh lebih istimewa daripada malam Lailatul Qadar, dan makam Nabi di Madinah jauh lebih mulia daripada Ka’bah di Makkah bahkan Arsyi di atas langit ketujuh !!!.

Selanjutnya, unduh salah satu mahakarya Prof. Dr. Sayid Muhammad Alawi al-Maliki yang sangat recommended, yaitu adz-Dzakha’ir al-Muhammadiyyah (gudang keagungan Nabi) di: https://ia801701.us.archive.org/27/items/maleky/dhakhaer.pdf

Karya beliau lainnya yang tidak kalah penting dimiliki adalah Duru’ al-Wiqayh bi Ahzab al-Himayah yang menghimpun hizib-hizib (doa-doa ampuh) para sufi, seperti Hizib Saifi milik Imam Ali bin Abi Thalib dan hizib-hizib gubahan Syekh Ibrahim ad-Dusuqi (pendiri Thariqah Dusuqiyah), Syekh Ahmad ar-Rifa’i (pendiri Thariqah Rifa’iyah), Syekh Ahmad al-Badawi (pendiri Thariqah Ahmadiyah/Badawiyah) serta wali-wali papan atas lainnya di: https://ia801701.us.archive.org/27/items/maleky/dwiqaya.pdf

_____________________________
* Diposting di Facebook pada 15 Ramadhan 1440 H./20 Mei 2019 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*