Di Balik Nama al-Qur’an *

Kitab suci terakhir yang bernama al-Qur’an memiliki banyak nama lain, seperti asy-Syifa’ (obat), al-Huda (petunjuk), an-Nur (cahaya) dan nama-nama lainnya. Bila diperhatikan, semua nama-nama lain itu memiliki arti yang sangat bagus, sementara nama al-Qur’an hanya bermakna bacaan, tak seindah makna nama-nama lainnya. Lantas, mengapa nama al-Qur’an terpilih sebagai nama yang asli, sementara selainnya hanyalah nama lain?.

Sebab, banyak cara untuk mengambil manfaat dari al-Qur’an, namun cara yang paling mudah adalah (minimal) dengan membacanya. Tidak semua orang mampu mengambil petunjuk (huda) darinya dan tidak semua orang mampu mengambil obat (syifa’) darinya, akan tetapi semua orang mampu dengan mudah membacanya. Maka dinamakanlah al-Qur’an.

_____________________________

* Disampaikan dalam rangka memperingati Nuzul Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Jannah NW Ampenan Lombok Barat NTB pada tanggal 24 Juni 2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*