Peringatan Mufti Syria
Oleh: Abdul Aziz Sukarnawadi, MA.

Di siang bolong hari Jum'at 25 November 2011, dan di tengah panasnya situasi politik Mesir yang semakin mendidih, tanpa diduga, penulis pun dihampiri sebuah diskusi hangat dengan salah seorang yang secara ideologi sangat berbeda jauh dengan penulis. Ini bukan yang pertama kali buat penulis, hasilnya pun sama dan telah diduga; argumen demi argumen terus diadukan tanpa titik temu yang dapat disepakati bersama. Penulis saat itu hanya berupaya membela tradisi dan teologi sufi yang telah dibela sebelumnya oleh mayoritas ulama sedunia, sedang ia hanya ingin berdiskusi seputar apa yang ia permasalahkan tentang tasawuf seusai membaca beberapa halaman saja dari tesis penulis. Walhasil, perbedaan adalah suatu keniscayaan, dan meskipun ia tidak mengaku sebagai penganut pemikiran tertentu, sangatlah patut didengarkan dan diingat apa yang difatwakan Mufti Syria, yaitu Syaikh Ahmad Badruddin Hassun. Selamat menyimak...


Artinya: "Jangan sekali-kali mau menyia-nyiakan waktumu untuk berdiuskusi dengan tiga golongan, kecuali bila mereka betul-betul mencari kebenaran. Tiga golongan itu ialah komunis, syi'ah, dan wahabi. Sebab, mereka sangat fanatik terhadap pemikiran mereka, dan telah membungkus otak mereka dengan kain kafan!".

Kembali