Bedah Tesis & Launching Buku
Minggu, 23 Oktober 2011

Bedah Tesis: Al-Inhirofat al-Mansubah ila ash-Shufiyyah fi Mizan asy-Syari'ah - Naqd wa Tahlil (Penyimpangan-Penyimpangan Yang Dituduhkan Kepada Kaum Sufi dalam Perspektif Syariat - Kritik dan Analisa).
Launching Buku: Ar-Rudud al-Mardhiyyah ala Munkiri as-Sadah ash-Shufiyyah.
Karya: Abdul Aziz Sukarnawadi, MA.
Para Pembicara:
1. KH. Shiddiq Fathani, SS., Ketua JATMN PCI-NU (Jam'iyah Ahli Thariqah Mu'tabaroh Nahdliyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama') Mesir.
2. KH. Husni Hidayat, Direktur Institut al-Kibrit al-Ahmar.
Ketua Panitia: Hatim al-Asom.
Kerjasama: DPP PPMI Mesir, Pwk-NW Mesir, JATMN PCI-NU Mesir, Majlis Riset Mesir, PwK Rifa'iyah Mesir, dan Institut al-Kibrit al-Ahmar.
Sponsor: Waroeng Podjok & RM Puas el-Hebana.
Hari dan Tanggal: Minggu 23 Oktober 2011.
Lokasi: Auditorium Griya Jateng Kairo.
Pukul: 16:00 s/d 21:00 waktu Kairo.
Lporan tabloid Informatika edisi November 2011 (diterbitkan oleh ICMI Orsat Kairo) :
Abdul Aziz Sukarnawadi, kandidat DOktor Universitas al-Azhar, meluncurkan buku terbarunya berjudul "Al-Rudud al-Mardhiyyah 'ala Munkiri al-Sadah al-Shufiyyah". Launching bertempat di auditorium Griya Jawa Tengah Cairo pada hari Ahad, 23 Oktober 2011. Dalam kesempatan tersebut Abdul Aziz mengatakan bahwa buku itu awalnya adalah tesis yang ia tulis untuk menyelesaikan pendidikan masternya di Fakultas Ushuluddin The American Open University Cairo. Dan karena pembahasan tersebut dinilai sangat bermanfaat bila dibaca khalayak umum, maka para penguji merekomendasikan agar tesis tersebut diterbitkan.
Buku itu, menurut sang penulis, merupakan sebuah jawaban sekaligus kritik terhadap para penentang dan siapapun yang masih meragukan kebenaran lelaku tasawuf. Abdul Aziz menegaskan bahwa bidang tasawuf adalah salah satu cabang ilmu keislaman yang sudah mapan dan independen yang merupakan kodifikasi dari ajaran al Ihsan dan disarikan dari al Qur'an dan as Sunnah. Oleh karena itu tasawuf telah diakui kebenarannya dan dilestarikan oleh para ulama baik salaf maupun masa kini, jelasnya. Tapi anehnya kenapa sampai sekarang masih ada pihak-pihak yang menolak mentah-mentah tasawuf, bahkan menganggapnya bukan berasal dari ajaran Islam.
Peluncuran buku diselenggarakan atas kerjasama JATMN PCI-NU Mesir, PwKNW Mesir, Majlis Riset Masisir, PwK Rifa'iyah Mesir, dan el-Kibrit el-Ahmar Institute. Acara diawali dengan bedah tesis sang penulis yang berjudul "Penyimpangan-Penyimpangan Yang Ditutuhkan Kepada Para Sufi dalam Perspektif Syariat; Kritik & Analisa", dengan pembedah Siddiq Fathoni (Ketua JATMN PCI-NU Mesir) dan pembanding Husni Hidayat (Ketua el-Kibrit el-Ahmar Institute).
Liputan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama :
http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/34545/Warta/Waspadai_Bahaya_Laten_Wahabisme.html.
Arsip Atase Pendidikan KBRI Mesir: http://www.atdikcairo.org/info-pendidikan/profil-alumni/612-abdul-aziz-sukarnawadi-ma.html.

Foto-foto :

Ketua Panitia


Ketua PwK-NW Mesir


Sekjen DPP PPMI Mesir











Slide show pendapat ulama al-Azhar tentang Tasawuf dan Tarekat




Direktur EKA (El-Kibrit el-Ahmar) Institute


Ketua JATMN PCI-NU Mesir


Launching Buku


Seksi Hiburan


Tanda tangan penulis


Foto bersama hadirin


Foto bersama hadirat

Newsletter :


Video :














Kembali